Senin, 07 Januari 2013

Cara Pengendalian konflik dan Kekerasan


Pengendalian suatu konflik hanya mungkin dapat dilakukan apabila berbagai pihak yang berkonflik terorganisir secara jelas. Menekan konflik agar tidak berlanjut menjadi sebuah tindak kekerasan memerlukan strategi pendekatan yang tepat.
a.    Pengendalian secara Umum
 Secara umum beberapa cara dalam upaya mengendalikan atau   meredakan sebuah konflik, yaitu sebagai berikut.
1)      Konsiliasi
2)      Arbitrasi
3)      Mediasi
4)      Ajudication
b.        Tindakan Menggunakan Manajemen Konflik
c.         Hasil Manajemen Konflik
1)      Konflik Kalah-Kalah
Konflik kalah-kalah terjadi apabila tak seorang pun di antara pihak yang terlibat mencapai tujuan yang sebenarnya, dan alasan-alasan/faktor-faktor penyebab konflik tidak mengalami perubahan.
2)      Konflik Menang-Kalah
Pada konflik menang-kalah, salah satu pihak mencapai apa yang diinginkannya dengan mengorbankan keinginan pihak lain.
3)      Konflik Menang-Menang
Konflik menang-menang dijalankan dengan menguntungkan semua pihak yang terlibat dalam konflik.
Selain beberapa gaya manajemen konflik seperti disebutkan di atas, masih ada beberapa pendekatan yang dapat dilakukan untuk menghentikan kekerasan, diantaranya adalah perdamaian melalui kekuatan, pendekatan pola kontrol hukum, serta keamanan bersama dan konflik tanpa kekerasan.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More